Howett menyarankan setiap perjalanan untuk menggunakan transportasi umum. Penggunaan transportasi umum seperti bus, Kereta Rel Listrik (KRL), Mass Rapid Transit (MRT), atau angkutan umum lainnya mampu mengurangi emisi karbon hingga 45 persen dan mengurangi jumlah kendaraan di jalan. Angkutan bersama di area sekolah atau kampus juga dapat beroperasi dengan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Howett menceritakan bahwa di Amerika Serikat, “Banyak perguruan tinggi tidak memperbolehkan mahasiswa tahun pertama membawa mobil ke dalam kampus. Sejak awal, banyak mahasiswa tahun pertama mulai mempelajari praktik berkelanjutan sehingga, ketika mereka meninggalkan gerbang kampus, mereka dapat melanjutkan perjalanan ke mana pun mereka pergi.”
4. Biasakan berjalan kaki
Tips menghemat energi lainnya sekaligus menjaga kesehatan tubuh adalah dengan beralih dari penggunaan tangga ke lift. Lift berkontribusi terhadap emisi karbon sebesar 27,18 kilogram (hampir 60 pn) per tahun dan mempengaruhi konservasi energi di setiap tahap, mulai dari produksi hingga pembongkaran.
“Kamu menghemat energi, dan kamu juga menggunakan langkahmu.” Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi risiko kematian dini dan kanker.

