1. Pilih Beras yang Berkualitas dan Pulen
Nasi yang lebih pulen cenderung menyerap santan lebih merata dan teksturnya tetap empuk setelah dimasak. Nasi yang terlalu keras atau banyak mengandung pati justru akan membuat nasi cepat lembek dan mudah berjamur. Mencuci beras secara menyeluruh juga penting untuk mengurangi sisa pati yang dapat mempercepat pembusukan.
2. Santan tidak bisa pecah
Rahasia keawetan nasi uduk terletak pada santannya. Santan yang terurai saat dimasak bisa cepat membuat nasi menjadi asam dan basi. Untuk mencegahnya, panaskan santan secara perlahan dengan api sedang sambil sesekali diaduk dan jangan sampai mendidih terlalu keras. Menambahkan sedikit minyak atau margarin juga membantu menjaga tekstur nasi tetap pulen.

