Enam es jadul yang bisa membangkitkan kenangan masa kecil

Enam es jadul yang mampu membangkitkan kenangan masa kecil

Jakarta (studiopena.com) – Generasi yang tumbuh di era 80-an dan 90-an tentu akrab dengan kenangan manis jajanan dingin yang kerap menyelamatkan hari saat terik matahari.

Jauh sebelum es dan minuman modern muncul, berbagai es tradisional sudah lebih dulu mewarnai masa kanak-kanak. Es jadul yang banyak dijajakan di depan sekolah, di sekitar pasar, bahkan di sekitar desa ini sering menemani waktu bermain sepulang sekolah.

Kesederhanaannya membuat es jadul melekat di ingatan karena selain menyegarkan, juga sarat cerita dan nostalgia.

Meski saat ini sulit ditemukan, namun aneka es jadul masih layak dinikmati secara turun-temurun sebagai bagian dari kuliner tradisional yang tak lekang oleh waktu.

Berikut berbagai jenis es jadul yang mampu membangkitkan kenangan masa kecil.

1. Itu gabus

Camilan dingin yang disebut juga es kue ini terbuat dari tepung hunkwe yang dimasak, kemudian dibekukan menjadi es. Setelah itu es dipotong-potong dan dikemas menggunakan plastik berkilo-kilo sehingga praktis dan mudah dipegang.

Berbentuk persegi dengan tampilan warna-warni yang menarik, es jadul ini memiliki tekstur khas menyerupai spons atau gabus, sesuai dengan namanya. Saat digigit, teksturnya terasa lembut, berpori, berserat, dan kenyal.

Saat ada yang membelinya, biasanya penjualnya menambahkan sedikit susu coklat di atasnya untuk menambah rasa manis.

Pada tahun 80an, es gabus sangat terjangkau dan dijual dengan harga tidak lebih dari Rp 500 per potong.

2. Es lilin

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *