studiopena.com, Jakarta – Lonjakan permintaan komponen kecerdasan buatan (AI) telah memicu kekurangan chip memori global yang berdampak sistemik pada industri ponsel pintar (HP).
Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) menyebut fenomena ini sebagai “kejutan mirip tsunami” yang mendorong harga perangkat ke level tertinggi dalam sejarah.
Analisis dari firma riset teknologi yang berbasis di Boston ini memperingatkan memburuknya defisit komponen memori berisiko membuat beberapa produsen keluar dari pasar dan membuat ponsel pintar jauh lebih mahal bagi konsumen pada tahun ini.
