studiopena.com, Jakarta – Perang Iran versus Amerika Serikat-Israel berbuntut panjang. Serangan militer yang dilakukan kedua belah pihak mengakibatkan sejumlah negara Timur Tengah terkena dampaknya, termasuk wisatawan yang berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Banyak dari mereka terpaksa memperpanjang masa tinggal mereka lebih lama dari yang diperlukan.
Menyadari hal itu, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Abu Dhabi (DCT Abu Dhabi) mengarahkan hotel-hotel untuk memberikan perpanjangan masa menginap gratis bagi para tamu yang terjebak dalam kekacauan penerbangan regional. DCT Abu Dhabi mengeluarkan surat edaran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang menginstruksikan manajer umum hotel untuk memperpanjang masa menginap bagi tamu yang tidak dapat berangkat karena alasan di luar kendali mereka.

