Mengutip NDTV, Minggu 1 Maret 2026, hotel telah diminta untuk menagih semua biaya kamar tambahan langsung ke departemen, memastikan tidak ada beban keuangan tambahan bagi pelancong. Laporan menunjukkan bahwa sekitar 20.000 penumpang ditempatkan di hotel atau akomodasi sementara oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) UEA menyusul pembatalan penerbangan yang meluas.
Selain akomodasi, pihak berwenang telah berupaya menyediakan makanan dan minuman bagi mereka yang terjebak dalam gangguan tersebut. Tindakan tersebut kemudian menjadi viral di platform media sosial seperti X. Pendiri Helios Capital, Samir Arora, membagikan salinan arahan mengenai X, memuji pendekatan proaktif dan kemanusiaan UEA selama krisis ini.
Pengguna di X membandingkan kebijakan Abu Dhabi dengan tempat lain yang umumnya menaikkan harga saat krisis. Banyak yang memuji UEA karena mengutamakan rakyatnya, menanggung biaya hotel, makanan, dan pemesanan ulang bagi penumpang yang terdampar.

