Pada tahun 2026, teknologi visi mesin berbasis AI diharapkan menjadi standar penting untuk meminimalkan kesalahan produksi dan pemborosan secara real-time.
Sementara itu, sektor transportasi dan logistik (T&L) beralih dari pelacakan dasar ke analisis prediktif.
Penggunaan teknologi RFID dan perangkat IoT (Internet of Things) memungkinkan perusahaan mengoptimalkan rute secara dinamis untuk memenuhi harapan konsumen akan pengiriman yang cepat dan ramah lingkungan. Langkah ini diklaim telah memberikan peningkatan produktivitas sebesar 21% bagi organisasi T&L.

