studiopena.com, Jakarta – Istilah Sertifikasi Tingkat Militer sering muncul pada iklan-iklan ponsel dan laptop, sebenarnya mengacu pada standar uji ketahanan tertentu, bukan berarti perangkat tersebut dibuat untuk kebutuhan militer. Label ini menunjukkan produk telah lulus uji ketahanan, seperti terhadap guncangan, suhu ekstrem, atau kelembapan.
Namun sertifikasi ini seringkali hanya mencakup beberapa pengujian dan lebih berfungsi sebagai indikator daya tahan di atas rata-rata perangkat konsumen, bukan sebagai jaminan bahwa perangkat benar-benar siap digunakan di medan perang.
Apa yang dimaksud dengan kelas militer?
Melansir GizmoChina, Rabu (11/2/2026), sertifikasi kelas militer yang dimaksud produsen umumnya mengacu pada standar MIL-STD-810. Standar ini merupakan pedoman militer Amerika Serikat yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menguji ketahanan peralatan dalam berbagai kondisi lingkungan ekstrim.
MIL-STD-810 bukanlah jenis pengujian tunggal. Standar ini mencakup serangkaian pengujian lingkungan yang dirancang untuk mensimulasikan kondisi keras mulai dari paparan suhu tinggi dan rendah, kelembapan, guncangan, getaran hingga debu.
Dalam konteks perangkat konsumen seperti smartphone dan laptop, lulus sertifikasi MIL-STD-810 tidak berarti perangkat tersebut digunakan oleh militer.
Military Grade Certified artinya produsen telah melakukan uji laboratorium tertentu untuk menilai tingkat ketahanan perangkat yang umumnya berada di atas standar penggunaan sehari-hari.

