studiopena.com, Jakarta – Tren unik sedang ramai di media sosial. Menariknya, tren ini justru menghidupkan kembali hobi lama dengan cara yang tidak biasa. Tren tersebut dikenal dengan sebutan “Butter Runs” atau sering disebut dengan “Churn and Burn”.
Tantangan viral ini memberi makna baru pada aktivitas sederhana, seperti berbelanja—sambil berolahraga. Menurut New York Post, Jumat 13 Maret 2026, tren tersebut bermula dari eksperimen sekelompok pelari lintas alam di Oregon, Amerika Serikat (AS).
Mereka mencoba membuat mentega dengan cara yang tidak terduga: membawa botol krim di rompi lari mereka. Selama dijalankan, botol terus dikocok, sehingga krim di dalamnya perlahan berubah teksturnya.
Hasilnya cukup mengejutkan—setelah beberapa waktu, krim tersebut benar-benar berubah menjadi mentega. Ide serupa kemudian dicoba oleh pasangan Libby Cope dan Jacob Arnold yang sama-sama berusia 30 tahun.
Pada awal tahun 2026, mereka terinspirasi untuk membuat mentega tanpa menggunakan peralatan dapur, melainkan melalui aktivitas sehari-hari. Idenya muncul secara tidak sengaja ketika Libby menuangkan krim kental ke dalam cangkir kopi paginya.
Melihat hal itu, Jacob mengajukan pertanyaan sederhana, “Apakah menurutmu jika kita terus mengocoknya, apakah ini akan berubah menjadi mentega?” Rasa ingin tahu membuat mereka mencoba.
Mereka pergi ke toko, membeli krim kental, lalu membawanya saat berlari. Tak disangka, eksperimen sederhana ini justru menjadi inspirasi sebuah tren yang kini banyak ditiru orang di media sosial.

