2. Peningkatan asam lambung
Untuk orang dengan bisul dan GERD, lemak dalam santan yang sulit dicerna dapat memicu asam lambung yang naik. Gejala yang mungkin timbul termasuk perut kembung dan nyeri di usus (mulas).
3. Risiko Penyakit Jantung
Santan mengandung lemak jenuh tinggi. Konsumsi yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol buruk) dalam darah, yang berisiko menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
4. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Asam lemak jenuh dalam santan dapat memicu penumpukan plak di arteri, yang menyebabkan hipertensi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko stroke ringan jika terjadi untuk waktu yang lama.
Baca Juga: Santan dalam Masakan Minang: Risiko kolesterol atau apakah Anda sehat?
5. Peningkatan Berat Badan dan Obesitas
Santan memiliki kandungan kalori dan lemak yang tinggi. Konsumsi berlebihan tanpa aktivitas fisik yang seimbang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan dan meningkatkan risiko obesitas.
6. Penampilan Jerawat