“Kita tutup dulu, jadikan ruang terbuka hijau dulu. Tangkap gas metananya… Harapan saya teman-teman duta besar juga mendukung kita menyelesaikan penangkapan terkait gas metana,” ujarnya di sela-sela acara. peluncuran Aksi Pilah Sampah di Hutan Kota GBK Jakarta, Minggu 17 November 2024.
Ia menjelaskan, bahaya gas metana cukup tinggi, daya rusaknya terhadap atmosfer disebut 28 kali lebih besar dibandingkan karbon dioksida (CO2). Gas metana biasanya dihasilkan oleh tempat pembuangan sampah terbuka, seperti di Bantar Gebang dan sebagian besar tempat pembuangan sampah di Indonesia.
“Ini (penangkapan gas metana) juga kita promosikan pada COP29 di Baku, Azerbaijan kemarin… Saya sangat ingin, tentu kita ingin semua permasalahan sampah di Jakarta selesai, karena itu barometernya. mulai sekarang harusnya selesai kan?