Sebelumnya, Samsung Electronics mengonfirmasi akan membuka kembali penjualan ponsel tiga layar pertamanya, Galaxy Z Trifold, setelah perangkat tersebut ludes hanya dalam hitungan menit sejak resmi dirilis pada 12 Desember 2025.
Menurut Chosun, Minggu (21/12/2025), Samsung akan menerima pesanan tambahan Galaxy Z Trifold di situs Samsung.com pada 17 Desember pukul 10.00 waktu setempat. Selain penjualan online, perseroan juga akan mendistribusikan sejumlah unit ke toko fisik di Korea Selatan.
Antusiasme konsumen terlihat sejak hari pertama. Segala sesuatu yang tersedia di 20 gerai Korea Selatan, termasuk Samsung Electronics Store Gangnam, terjual habis tak lama setelah toko dibuka. Di sejumlah lokasi populer seperti Gangnam dan Hongdae, antrian terbentuk sebelum penjualan dimulai.
Situasi serupa terjadi di saluran online. Galaxy Z Trifold dilaporkan terjual habis dalam waktu kurang dari lima menit. Samsung kemudian memasang pemberitahuan pengisian ulang di halaman produk, yang menunjukkan permintaan jauh melebihi pasokan awal.
Harga yang mahal bukan menjadi penghalang. Meski harga Galaxy Z Trifold tergolong mahal yakni KRW 3.594.000 (sekitar Rp 40 jutaan), minat konsumen tetap tinggi, terutama dari pengguna yang ingin merasakan perangkat berdesain tiga layar.
Permintaan yang tinggi juga berdampak pada pasar ponsel bekas. Di platform jual beli seperti Karrot dan Joonggonara, Galaxy Z Trifold diperdagangkan dengan harga premium.

