Jakarta (studiopena.com) – Anemia adalah suatu kondisi tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, komponen penting yang berperan dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Salah satu penyebab paling umum anemia adalah rendahnya asupan zat besi.
Bila kebutuhan zat besi tidak terpenuhi maka produksi hemoglobin akan menurun dan berisiko menyebabkan kekurangan zat besi. Akibatnya, tubuh bisa mengalami berbagai keluhan seperti mudah lelah, pusing, sesak napas, bahkan jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.
Kebutuhan zat besi setiap orang tidak sama, karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Secara umum, kebutuhan zat besi harian berkisar sekitar 10 mg. Pria dewasa membutuhkan sekitar 9–11 mg per hari, wanita dewasa sekitar 18 mg, sedangkan ibu hamil membutuhkan asupan yang lebih tinggi yaitu sekitar 27 mg per hari.
Untuk mencegah anemia, tubuh memerlukan asupan zat besi yang cukup dari makanan sehari-hari. Lantas, apa saja jenis makanan penambah darah yang mudah ditemukan dan bisa membantu memenuhi kebutuhan zat besi Anda? Di bawah ini beberapa pilihan makanan yang bisa dikonsumsi.
Makanan penambah darah
1. Daging merah
Mengonsumsi daging merah dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian tubuh. Setiap 100 gram daging merah, seperti daging sapi atau kambing, mengandung sekitar 2,7 mg zat besi.
Selain itu, daging merah juga kaya akan vitamin B12 dan protein berkualitas tinggi yang berperan penting dalam proses pembentukan hemoglobin agar produksi sel darah merah dapat berjalan maksimal.
2. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kangkung, dan sawi diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sayuran jenis ini mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk zat besi dan vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi. Konsumsi sayuran hijau secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi penderita anemia.
3. Jeroan
Jeroan seperti hati, ginjal, jantung dan otak merupakan sumber zat besi yang cukup tinggi. Kandungan nutrisinya mampu menunjang pembentukan dan peredaran darah agar tetap berjalan dengan baik, sehingga bermanfaat sebagai makanan penambah darah.
4. Tahu dan tempe
Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang juga mengandung zat besi. Dalam 100 gram tahu terdapat sekitar 3,4 mg zat besi, sedangkan 100 gram tempe mengandung sekitar 2,7 mg zat besi. Menggabungkan keduanya dalam menu harian Anda dapat membantu mencegah anemia sekaligus mendukung kesehatan tulang.
5. Telur
Telur merupakan pilihan makanan yang praktis dan mudah diolah, baik direbus, dibuat omelet, atau digoreng. Kuning telur mengandung protein dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh. Konsumsi telur secara rutin dapat membantu memenuhi asupan zat besi dan menurunkan risiko anemia.
6. Biji-bijian
Berbagai jenis biji-bijian mengandung nutrisi penting seperti vitamin E, vitamin B kompleks, zinc, dan potasium yang membantu memulihkan energi tubuh. Biji labu kuning, biji rami, dan biji bunga matahari sering dijadikan sebagai makanan penambah darah karena kandungan nutrisinya yang menunjang kesehatan secara keseluruhan.
7. Tanggal
Kurma merupakan salah satu buah kering yang kaya akan manfaat dan dikenal sebagai sumber zat besi alami. Sekitar 10 gram kurma mengandung kurang lebih 1–2 mg zat besi, serta mineral penting seperti potasium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan tubuh.
8. Sereal
Kadar hemoglobin yang seimbang sangat penting untuk mencegah anemia. Sereal yang telah diperkaya zat besi bisa menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian. Selain membantu mencegah anemia, sereal juga baik dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat, termasuk saat sedang menjalani program diet.
Baca Juga: Simak Lagi Informasi Soal Telekomunikasi, Kolaborasi dengan Lisa Blackpink
Baca juga: Kenali Gejala Anemia yang Mempengaruhi Perkembangan Saraf dan Otak Anak
Baca juga: Protein hewani mudah diserap tubuh dan membantu tumbuh kembang anak
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

