Dampak berbahaya dari perawatan anak terhadap tumbuh kembang anak

Dampak bahaya child grooming terhadap tumbuh kembang anak

Anak mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur atau sering terbangun di malam hari. Konsentrasi belajar menurun sehingga prestasi akademik di sekolah pun terpengaruh. Anak kehilangan rasa percaya diri dan merasa tidak berharga, karena pelaku sering kali menanamkan rasa bersalah atau membuat anak merasa pantas diperlakukan seperti itu. Timbul perasaan takut, malu, dan bersalah yang berlebihan, sehingga anak enggan meminta bantuan atau menceritakan apa yang dialaminya. Anak mengalami kebingungan dalam memahami batasan hubungan yang sehat, terutama studiopena.com anak dan orang dewasa. Terjadi gangguan perkembangan emosi, dimana anak kesulitan mengelola perasaan dan bereaksi secara tepat terhadap situasi tertentu. Anak menjadi mudah curiga terhadap orang lain dan kesulitan membangun hubungan sosial yang sehat di kemudian hari. Gangguan kecemasan, perasaan depresi, dan depresi berkepanjangan muncul. Adanya perubahan pola makan, seperti kehilangan nafsu makan atau makan berlebihan. Anak berisiko mengalami gangguan stres pascatrauma (PTSD) akibat stres emosional yang dialaminya. Jika dandan berujung pada kekerasan seksual, korban juga menghadapi risiko tertular penyakit menular seksual yang membahayakan kesehatan jangka panjang.Selain dampak tersebut, banyak korban grooming anak yang menunjukkan perubahan perilaku yang cukup signifikan. Anak bisa menjadi lebih tertutup, enggan berbagi cerita dengan orang tuanya, atau menunjukkan sikap mudah tersinggung dan sensitif, apalagi jika dihalangi untuk memenuhi keinginan pelaku.

Dalam upaya mempermudah proses eksploitasi, tidak jarang pelaku dengan sengaja mengenalkan anak pada minuman beralkohol atau narkoba. Tindakan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan anak pada saat itu, namun juga berpotensi merusak masa depan, kesehatan, dan perkembangan anak secara keseluruhan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan peran aktif orang tua serta lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mencegah dampak yang lebih serius.

Baca juga: Waspada dandan pada anak, Kenali sejak dini tanda-tanda pelakunya

Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Suryanto
Hak Cipta © studiopena.com 2026

Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *