studiopena.com, Jakarta – Google secara resmi telah merevisi proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2030, setelah raksasa mesin pencari tersebut mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Jika sebelumnya Indonesia diperkirakan belum mencapai 100 miliar dolar, kini nilainya diproyeksikan berada di kisaran 180 miliar hingga miliar dolar pada tahun 2030. Revisi ini mencerminkan perubahan besar pada perilaku digital masyarakat Indonesia.
Manajer Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik Google Indonesia, Agung Pamungkas, mengatakan pertumbuhan dua digit yang konsisten menjadi alasan utama revisi tersebut.
“Kalau kita lihat negara tetangga, mungkin masih banyak yang belum 100 persen, tapi Indonesia dengan optimisme yang sangat tinggi bisa melampaui 100 persen hingga 127 persen,” jelas Agung, dalam Temu Nasional Pegiat Literasi Digital 2025, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

