Fenomena “pelukan kerja”, tren baru di pasar tenaga kerja saat ini

Fenomena "job hugging", tren baru di pasar tenaga kerja saat ini

Dia menambahkan bahwa stabilitas keamanan dan keuangan adalah alasan paling dominan di balik fenomena “pelukan kerja”, bahkan ketika kondisi kerja tidak memenuhi harapan.

Baca Juga: Pertukaran Pekerjaan di Jakarta Tengah Menyediakan 4.074 Lowongan Pekerjaan

Sebagai jalan tengah, ia menyarankan untuk mengambil pekerjaan tambahan sambil mempertahankan pekerjaan utama. Menurutnya, pilihan itu dianggap kurang berisiko daripada meninggalkan pekerjaan permanen untuk mengejar peluang baru yang tidak pasti.

Fenomena “pelukan kerja” dapat mengakibatkan memperlambat pola perekrutan tenaga kerja untuk menciptakan pasar tenaga kerja yang membeku dengan mobilitas terbatas. Fenomena “pelukan kerja” juga memiliki potensi untuk membahayakan perusahaan karena melemahkan produktivitas, inovasi, dan pengembangan tenaga kerja di masa depan.

Adapun pekerja, memeluk pekerjaan dengan erat dapat menyebabkan stagnasi, meskipun reformasi dapat membawa peluang yang lebih baik di tempat kerja lain.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *