Grok Chatbot Milik Elon Musk Tuai Kritik Usai Konten Seksual Anak Muncul di X

Serangkaian ancaman AI yang membahayakan kemanusiaan, seperti nuklir di era digital!

Beberapa pihak meyakini masalah ini diduga ada kaitannya dengan fitur “Edit Gambar” di X. Fitur ini konon memungkinkan siapa saja mengubah foto yang diunggah pengguna lain melalui perintah teks.

Anehnya, proses pengeditan ini ternyata tidak memerlukan persetujuan dari orang yang mengunggah foto atau gambar aslinya.

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Grok mendapat kritik. Pada bulan Mei 2025, chatbot ini melontarkan komentar yang tidak diminta terkait isu “genosida kulit putih” di Afrika Selatan.

Dua bulan kemudian, chatbot xAI kembali menimbulkan masalah ketika memposting komentar anti-Semit dan memuji Adolf Hitler.

Meski berkali-kali menuai kontroversi, perusahaan AI milik Elon Musk mampu menjalin kemitraan strategis. Salah satunya adalah dengan Departemen Pertahanan AS yang mengintegrasikan Grok ke dalam platform agen AI mereka bulan lalu.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *