Hal ini berdampak buruk jika alat makeup tidak dibersihkan

Ini efek buruk jika alat makeup tak dibersihkan

Berikut dampak buruk alat makeup yang tidak dibersihkan menurut berbagai sumber.

1. Masalah kulit yang serius dan infeksi

Penumpukan sisa produk, minyak, debu, dan sel kulit mati menimbulkan tumbuhnya bakteri berbahaya seperti Staphylococcus, Streptococcus, E. coli, dan jamur. Dampaknya meliputi:

Jerawat dan ruam, bakteri menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat parah, terutama pada mereka yang memiliki kulit sensitif. Iritasi dan peradangan, bulu sikat yang mengeras akibat sisa produk akan terasa kasar, merusak lapisan pelindung kulit (skin barier), serta memicu kemerahan dan gatal-gatal. Infeksi dan virus, berbagi atau menggunakan alat kotor meningkatkan risiko infeksi mata dan luka dingin. Sikat yang kotor dan bersifat parasit dapat menampung tungau yang hidup di sebum dan sel kulit mati di dasar bulu mata atau hidung.2. Penuaan dini dan kerusakan struktur kulit

Secara medis menurut dokter kulit Dr. Stefanie Williams dilansir Glamour UK bahwa paparan kotoran dan bakteri dari aplikator juga dapat memicu stres oksidatif akibat radikal bebas.

Hal ini berpotensi merusak kolagen dan elastin sehingga menyebabkan kulit kehilangan kelembapan, tampak kusam, dan mempercepat munculnya kerutan sebelum waktunya.

3. Menurunnya kualitas dan kerusakan peralatan

Minyak yang menumpuk membuat bulu kuas menjadi lemah dan menggumpal, sehingga aplikator riasan menjadi tidak rata. Jika tidak ditangani, struktur bulu sikat akan rusak secara permanen, sehingga memperpendek umur aplikator yang seharusnya bertahan lebih lama.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *