:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496102/original/061961700_1770469466-One_UI_8.5.png)
studiopena.com, Jakarta – Samsung dikabarkan akan tancap gas dalam mengembangkan software terbarunya. Data dari server internal menunjukkan aktivitas intensif pada One UI 8.5, yang diprediksi bukan sekadar perbaikan stabilitas sederhana, namun perombakan identitas visual besar-besaran untuk ekosistem Galaxy.
Mengutip Gizchina, Minggu (8/2/2026), Samsung nampaknya mulai kesal dengan label “membosankan” yang kerap ditempelkan pada antarmukanya.
Melalui One UI 8.5, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memperkenalkan konsep desain bertajuk “Liquid Glass.”
Berbeda dengan layar datar yang mendominasi dalam tiga tahun terakhir, Liquid Glass menghadirkan kedalaman visual yang lebih dinamis.
Bocoran internal menunjukkan hadirnya fitur tombol mengambang, efek transparansi buram yang responsif terhadap sentuhan, dan ikon dengan efek 3D lebih jelas.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Samsung untuk memberikan pengalaman yang lebih premium dan kompetitif dalam menantang dominasi estetika iOS.
Menjelang Peluncuran Galaxy S26
Fokus utama pengembangan One UI 8.5 bermuara pada peluncuran andalan generasi berikutnya, Galaxy S26, yang dikabarkan akan debut pada 25 Februari 2026.
Versi 8.5 diproyeksikan menjadi perangkat lunak default untuk seri ini.
Bagi pengguna perangkat lama, kabar baiknya adalah Samsung tetap menjaga inklusivitas. Pengujian internal yang dipantau telah mencakup seri Galaxy S24, S23 dan S22, termasuk lini kelas menengah seperti Galaxy A56 dan A36.
