Kesan mistik Tepis, bepergian serta doa ID di Lawang Sewu

Kesan mistik Tepis, bepergian serta doa ID di Lawang Sewu

Dalam kuliahnya, Ustaz Makhasim mengatakan doa ID yang pertama kali diadakan di daerah itu diharapkan memberikan berkah bagi objek wisata Lawang Sewu dan orang -orang Kota Semarang. “Semoga kita masih dalam melakukan ibadat dan kepatuhan mereka,” katanya, melaporkan dari studiopena.com.

Sekitar 30 menit doa ID terjadi dalam suasana yang serius. Setelah doa, jemaat tidak langsung pulang ke rumah mereka untuk melanjutkan perayaan Idul Fitri. Mereka meluangkan waktu untuk mengambil gambar di objek wisata yang dikenal sebagai kisah horor dan mistis karena usia bangunan yang telah lebih dari seabad.

Jemaat yang datang bersama keluarganya mengambil waktu untuk mengambil foto dengan latar belakang bangunan bersejarah. Satu jemaat dari Gresik, Jawa Timur, Mutia Dinda, mengatakan bahwa implementasi doa ID di Lawang Sewu sangat menarik.

“Berdoa pada saat yang sama bepergian, karena Anda dapat melihat ikon kota Semarang,” katanya. Dinda yang datang dengan sejumlah anggota keluarga yang diklaim digunakan untuk menjalankan doa ID di Lapangan Simpanglima Semarang. Tetapi tahun ini ia sengaja mengikuti doa ID di Lawang Sewu, setelah sebelumnya mendapatkan informasi melalui media sosial.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *