studiopena.com, Jakarta – Situs budaya di sekitar Gwanghwamun Square, Seoul, Korea Selatan, bersiap untuk ditutup sementara dan perubahan jadwal sebagai langkah keamanan menjelang konser gratis BTS. Pertunjukan comeback besar grup K-pop raksasa ini dijadwalkan pada 21 Maret 2026.
Menurut The Korea Times, Rabu (25/2/2026), Museum Nasional Sejarah Kontemporer Korea pekan lalu mengumumkan bahwa museum tersebut akan ditutup pada hari konser gratis BTS. Keputusan tersebut, kata mereka, diambil setelah mempertimbangkan masalah keamanan terkait konsentrasi kerumunan besar di kawasan Gwanghwamun.
Di dekatnya, Pusat Seni Pertunjukan Sejong juga mempertimbangkan untuk membatalkan jadwal pertunjukan dan pameran. Para pejabat dilaporkan sedang menjajaki cara membuka bagian kompleks untuk digunakan oleh penggemar grup tersebut, sehingga memungkinkan mereka mengakses ruang dan fasilitas tertentu.
Beberapa pertunjukan yang dijadwalkan di pusat seni pada hari itu terkena dampaknya. Pertunjukan musikal “Anna Karenina” yang semula akan digelar di Grand Theatre, dan pertunjukan “The Wasp” di Teater S secara resmi dibatalkan.
Sementara keputusan masih menunggu keputusan untuk pertunjukan tari Seoul Metropolitan Ballet “Bliss & Jakie” di Teater M dan pameran aktor Park Shin Yang “The Fourth Wall” di Museum Seni Sejong, penyelenggara konser BTS diharapkan memberikan kompensasi kepada produksi yang terkena dampak, termasuk pengembalian uang tiket, jika ada pembatalan tambahan di masa mendatang.
Konser gratis BTS diperkirakan akan berlangsung sekitar satu jam dan akan disiarkan langsung secara global melalui Netflix. Polisi memperkirakan sekitar 230.000 orang akan berkumpul studiopena.com panggung utama dan Istana Deoksu, dan potensi kerumunan akan bertambah menjadi sekitar 260.000 orang menuju Gerbang Sungnyemun.

