Kelima pintu masuk ini merupakan simpul strategis konektivitas pariwisata internasional Indonesia dan akan terus diperkuat, baik dari segi pelayanan, pengalaman kedatangan, dan integrasi dengan destinasi, kata Widi.
Sementara itu, secara kumulatif, selisih jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan kunjungan wisatawan nasional meningkat sebesar 4,52 juta pada Januari – November 2024 menjadi 5,64 juta pada Januari – November 2025. Ia mengklaim, kondisi tersebut memberikan sinyal positif bagi penguatan keseimbangan pariwisata dan devisa nasional, serta meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata.

