Makanan Asin Menjadi Target Pajak Baru di Thailand Setelah Minuman Manis

Makanan Asin Menjadi Target Pajak Baru di Thailand Setelah Minuman Manis

Usulan ini mengikuti jejak pajak gula di Thailand pada tahun 2017 yang bertujuan mengurangi obesitas dan menandai upaya baru untuk memerangi penyakit terkait garam, seperti hipertensi dan gangguan ginjal. “Kami ingin produsen memformulasi ulang produknya dan secara bertahap mengurangi kandungan natriumnya,” kata Rachada.

Pajak natrium lebih kompleks daripada pajak gula, katanya, karena “natrium tidak memiliki pengganti yang mudah seperti gula.” Pajak yang diusulkan tidak akan berlaku untuk makanan yang baru dimasak, makanan siap saji, atau makanan cepat saji, dan akan didasarkan pada kandungan natrium total, bukan hanya garam.

Artinya, penilaian tersebut juga akan mencakup bentuk natrium lainnya, seperti bahan pengawet dan soda kue. Dengan demikian, hal ini dapat mendorong reformulasi di kalangan produsen makanan ringan dan makanan olahan yang berupaya menghindari tarif cukai yang lebih tinggi.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *