Site icon studiopena

Manfaat sauna bagi kesehatan, termasuk efek sampingnya

Manfaat sauna untuk kesehatan, termasuk efek sampingnya

Jakarta (studiopena.com) – Sauna merupakan salah satu metode relaksasi yang cukup populer dan telah lama digunakan untuk menunjang kesehatan tubuh. Paparan suhu panas di ruang sauna tidak hanya memberikan efek menenangkan, tetapi juga berperan dalam melancarkan sirkulasi darah, membantu mengendurkan otot, serta menunjang kesehatan jantung dan kulit.

Namun manfaat tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman yang tepat mengenai keterbatasan penggunaannya. Jika dilakukan secara berlebihan atau tanpa memerhatikan kondisi tubuh, sauna berpotensi menimbulkan sejumlah efek samping yang dapat berdampak pada kesehatan.

Oleh karena itu, penting untuk memahami manfaat dan risiko sauna agar penggunaannya tetap aman dan memberikan hasil yang optimal. Berikut manfaat dan risiko sauna berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber.

Manfaat sauna bagi kesehatan

1. Membantu melancarkan sirkulasi darah

Paparan suhu tinggi di ruang sauna bisa memicu pelebaran atau vasodilatasi pembuluh darah. Kondisi ini membuat aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar, sehingga suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh berjalan lebih maksimal.

2. Membuat tubuh lebih rileks

Suhu sauna yang bisa mencapai sekitar 90 derajat Celcius mendorong tubuh mengeluarkan banyak keringat. Proses ini membantu mengendurkan otot-otot yang tegang, membuat tubuh terasa lebih rileks, serta berkontribusi dalam menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kualitas tidur.

3. Mendukung kesehatan jantung

Kebiasaan sauna yang teratur dapat memberikan efek positif pada kinerja jantung. Aliran darah yang lebih lancar membuat jantung bekerja lebih efisien. Faktanya, efek yang dirasakan setelah sauna seringkali disamakan dengan aktivitas kardio ringan.

4. Menjaga kebersihan dan kesehatan kulit

Panas dari sauna membantu membuka pori-pori kulit sehingga kotoran dan sisa minyak yang menumpuk lebih mudah dikeluarkan. Usai sesi sauna, umumnya kulit terasa lebih bersih, segar, dan lembap.

5. Mengurangi nyeri otot dan sendi

Suhu hangat di sauna dapat membantu meredakan ketegangan otot, mengurangi nyeri sendi, dan mempercepat proses pemulihan tubuh. Oleh karena itu, sauna sering digunakan oleh para atlet dan sebagai bagian dari program pemulihan cedera.

Efek samping dan risiko penggunaan sauna dalam waktu lama

1. Iritasi pada kulit

Bagi yang memiliki kulit sensitif, sauna berpotensi menyebabkan kulit kering atau iritasi akibat paparan panas berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali kondisi kulit dan tidak terlalu sering menggunakan sauna.

2. Resiko dehidrasi

Saat sauna, tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui keringat. Jika tidak diimbangi dengan asupan air yang cukup, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi.

3. Gangguan kesuburan pada pria

Suhu panas di ruang sauna dapat meningkatkan suhu area skrotum. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma, sehingga pria disarankan untuk tidak melakukan penggunaan sauna secara berlebihan.

4. Penurunan tekanan darah secara tiba-tiba

Pada individu dengan tekanan darah rendah, sauna bisa memicu pusing atau bahkan pingsan. Paparan panas berisiko memengaruhi pembuluh darah dan menyebabkan tekanan darah turun secara tiba-tiba.

5. Memperparah kondisi medis tertentu

Bagi penderita penyakit tertentu seperti gangguan jantung, tekanan darah tidak stabil, atau infeksi akut, sauna berpotensi memperburuk kondisi kesehatan. Paparan panas berlebih dapat menambah stres pada tubuh, oleh karena itu sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum rutin menggunakan sauna, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu.

Baca juga: Spanyol Catat 30 Kasus Cacar Monyet, Kebanyakan Terkait Sauna

Baca juga: Hindari Hal Ini Jika Ingin Memiliki Sperma Berkualitas

Baca juga: Solo Sauna, Hiburan Baru di Tokyo yang Populer Saat Pandemi

Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2026

Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

Exit mobile version