studiopena.com, Jakarta – Mengusung tema “Lean & Agile: AI and China in Focus”, MarkPlus Conference (MPC) 2026 bermaksud menjadi forum utama bagi para pemimpin industri, praktisi bisnis, dan pemangku kepentingan nasional untuk membaca arah perkembangan ekonomi, teknologi, dan perilaku konsumen Indonesia pada tahun depan.
Hermawan Kartajaya, Pendiri dan Ketua MCorp, menekankan pentingnya agility, efisiensi dan transformasi digital sebagai landasan utama menghadapi perubahan global yang semakin cepat dan tidak dapat diprediksi. “Perusahaan tidak bisa lagi berpegang pada cara-cara lama,” ujarnya dalam rilis Lifestyle studiopena.com, Jumat (12/12/2025).
“Mereka harus tangkas, efisien, dan mampu memanfaatkan kekuatan AI, serta membaca dinamika industri ekonomi Tiongkok. Kedua kekuatan ini kini menjadi faktor besar penggerak perekonomian dan lanskap kompetitif pada tahun 2026,” tambahnya.
Deputi Bidang Koordinasi Perdagangan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon mengatakan akselerasi ekonomi digital nasional, termasuk pengembangan AI dan penguatan talenta di berbagai kampus, menjadi landasan penting kedaulatan teknologi Indonesia di masa depan.
“Berbagai inisiatif kolaboratif, mulai dari pengembangan talenta di kampus hingga akselerasi investasi, menunjukkan bahwa transformasi digital Indonesia bergerak nyata dan semakin siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, MarkPlus Conference 2026 juga menganugerahkan dua penghargaan yaitu Marketeer of the Year Indonesia 2025 dan Immortal Marketeer Award 2025. Apresiasi ini ditujukan kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mewujudkan kemajuan praktik pemasaran nasional.

