Selain itu, Hari Ibu juga bertujuan untuk memperingati perjuangan perempuan Indonesia dalam mencapai kesetaraan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan, dan mempererat persatuan antar perempuan demi kemajuan bangsa.
Dalam hal ini merujuk pada sejarah Indonesia untuk memperingati Kongres Perempuan Pertama yang berlangsung pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Dalam kongres ini, perempuan-perempuan dari berbagai daerah di Indonesia bersatu untuk berbagi pemikiran dan semangat demi kemandirian bangsa serta memperjuangkan perbaikan nasib perempuan.
Makna Merayakan Hari Ibu di Indonesia
Makna Hari Ibu di Indonesia bukan sekedar penghormatan terhadap sosok ibu yang berperan dalam keluarga. Namun, hari ini juga mempunyai makna mendalam sebagai perayaan simbolik atas peran perempuan dalam pembangunan bangsa, baik di masa lalu maupun masa kini. Berikut ini beberapa makna penting Hari Ibu di Indonesia:
1. Menghormati peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Hari Ibu mengingatkan kita akan besarnya kontribusi perempuan, tidak hanya di ranah domestik namun juga di dunia pendidikan, politik, ekonomi, dan sosial.
2. Hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan perempuan
Makna Hari Ibu sebagai kebangkitan dan persatuan serta kesatuan untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, yang diwujudkan dalam bentuk kesetaraan dan keadilan bagi semua.
Hargai peran ibu
Hari Ibu merupakan momen untuk mengapresiasi peran ibu dalam keluarga. Selain sebagai sosok yang melahirkan, ibu juga dihormati sebagai pilar keluarga yang memberikan kasih sayang, dukungan, dan pengorbanan demi kebahagiaan anggota keluarga. Penghargaan ini mencakup peran ibu sebagai istri, ibu, dan bagian masyarakat yang berkontribusi terhadap pembangunan keluarga dan negara.
Bentuk apresiasi terhadap sosok perempuan