Rumor kolaborasi Apple dan Intel kembali mengemuka. Sebelumnya, informasi serupa beredar di internet pada awal Desember 2025.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa kolaborasi ini menjadi awal mula perusahaan yang berbasis di Cupertino itu menginginkan Intel untuk memproduksi chip iPhone mereka.
Keputusan ini diambil sebagai langkah Apple untuk mendiversifikasi saluran pemasoknya dan tidak sepenuhnya bergantung pada TSMC.
Kali ini datang dari analis GF Securities, Jeff Pu yang mengatakan bahwa Intel akan mulai memproduksi chip iPhone dengan proses fabrikasi 14A dan siap memasuki produksi massal pada tahun 2028.
Mengutip GSM Arena, Senin (26/1/2026), jika rumor tersebut terbukti benar, berarti Intel akan memproduksi chipset A21 dan A22 untuk lini iPhone baru Apple.
Meski begitu, TSMC diperkirakan akan tetap berperan besar sebagai pemasok chip Apple. Sementara bagi Intel, pabrikan ternama dunia ini hanya mengambil porsi produksi tertentu saja.
Analis ternama Ming-Chi Kuo pun menguatkan laporan ini. Ia mengatakan Intel berpotensi memproduksi beberapa prosesor untuk perangkat Apple lainnya.
“Paling cepat, Intel akan mulai membuat chip seri M kelas bawah ini pada pertengahan tahun 2027,” kata Kuo.
Belum ada indikasi Intel akan berperan besar dalam merancang chip iPhone tersebut, dan keterlibatan perusahaan teknologi berbasis Mountain View tersebut hanya sebatas proses fabrikasi saja.
Berbeda dengan era Mac berbasis Intel yang seluruh laptop besutan Apple menggunakan chipset Intel berarsitektur x86 sebelum akhirnya produsen iPhone tersebut beralih ke chipset buatannya sendiri pada tahun 2020.
Sebelumnya, Intel juga menjadi pemasok modem seluler untuk beberapa model iPhone besutan Apple, seperti iPhone 7 hingga iPhone 11.

