Site icon studiopena

Menyiksa Laptop Asus dari Tekanan 100 Kg hingga Suhu Ekstrim -33 Derajat Celcius

Menyiksa Laptop Asus dari Tekanan 100 Kg hingga Suhu Ekstrim -33 Derajat Celcius


studiopena.com, Jakarta – Tak sekadar mengklaim ketangguhan laptop besutannya, Asus juga memamerkan langsung proses pengujian ekstremnya.

Dalam demonstrasi bertajuk Military Standard Durability (MIL-STD 810H), Asus memaparkan simulasi fasilitas pengujian internalnya dan mengungkapkan bahwa perangkatnya telah lolos enam prosedur pengujian tambahan di luar standar militer Amerika Serikat.

Technical Public Relations Asus Indonesia Adrian Pradipta mengatakan, dari total prosedur pengujian yang dilakukan, pihaknya melakukan enam pengujian utama.

“Enam pengujian ini dipilih karena paling mencerminkan risiko yang sering terjadi dalam penggunaan laptop sehari-hari,” ujarnya, Rabu (11/2/2026) di Jakarta.

Tahan Benturan hingga 40G

Pengujian yang pertama adalah uji kejut atau uji tumbukan. Dalam standar MIL-STD 810H, perangkat diuji mampu menahan tekanan hingga gaya 40G, atau setara dengan 40 kali gaya gravitasi bumi.

Angka ini menggambarkan besarnya gaya yang diterima perangkat ketika mengalami benturan keras dalam waktu singkat, misalnya terjatuh atau terbentur benda padat.

Sebagai perbandingan, manusia umumnya mulai kehilangan kesadaran saat menerima tekanan di kisaran 9G. Artinya, daya tahan 40G menunjukkan perangkat tersebut dirancang untuk menahan tekanan ekstrem yang jauh melampaui batas toleransi tubuh manusia.

Perangkat ini juga dirancang mampu bertahan saat terjatuh hingga 18 kali dari ketinggian sekitar 80 sentimeter. Daya tahan tersebut memastikan struktur rangka dan bodi perangkat tetap kokoh serta komponen internal seperti motherboard dan media penyimpanan tetap aman meski terkena benturan berulang kali.

Exit mobile version