Dilaporkan Engadget, Roblox tercatat memiliki pengaruh yang cukup kuat di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).
Dalam Laporan Dampak Ekonomi terbaru, perseroan mengklaim telah memberikan kontribusi sekitar USD 15 juta terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) di Mesir, Arab Saudi, Maroko, Qatar, dan Uni Emirat Arab sepanjang periode 2021 hingga 2024.
Sementara itu, Roblox juga baru-baru ini memperketat persyaratan verifikasi usia untuk mengakses fitur-fitur tertentu dalam game.
Kebijakan ini diambil setelah mendapat tekanan dari sejumlah jaksa agung negara bagian Amerika Serikat yang menyoroti isu keselamatan anak. Namun sistem verifikasi usia terbaru ini kabarnya masih menghadapi berbagai kendala dalam penerapannya.
Langkah pembatasan Roblox ini terjadi di tengah tren global yang memperketat akses internet, terutama untuk layanan media sosial.
Sejumlah negara, termasuk Australia, Spanyol, dan Denmark, bahkan telah mengambil langkah untuk sepenuhnya melarang penggunaan media sosial oleh anak-anak dengan alasan melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital.

