Pada One UI 8.5 versi beta, salah satu penyesuaian yang terlihat adalah memindahkan fitur pencarian di aplikasi Pengaturan ke bagian bawah layar. Langkah ini dinilai sejalan dengan filosofi awal One UI.
Namun, perubahan tersebut tidak diterapkan secara konsisten di aplikasi bawaan lainnya. Sebagian besar aplikasi Samsung masih menempatkan tombol pencarian di area atas sehingga sulit dijangkau dengan satu tangan.
Bahkan, beberapa aplikasi dipenuhi elemen navigasi di bagian bawah layar. Sejumlah aplikasi seperti telepon, kalender, dan galeri menyisakan area kosong di bilah bawah yang sebenarnya bisa dimanfaatkan.
Ketidaksamaan tata letak ini dinilai mengganggu kenyamanan karena pengguna harus menyesuaikan kebiasaannya setiap berpindah aplikasi.
Panel Cepat Dianggap Kurang Ramah Jangkauan
Kritik juga muncul di panel Quick Settings. Meski Samsung telah merombak panel ini agar lebih fleksibel dan dapat disesuaikan, namun posisi tombol-tombol penting seperti menu power dan pengaturan ditempatkan di bagian bawah, sehingga lebih mudah dijangkau.
Sebaliknya di One UI, tombol edit, pengaturan, dan power masih berada di bagian atas panel sehingga relatif sulit diakses dengan satu tangan, terutama di ponsel layar besar.
Faktanya, hampir seluruh elemen Pengaturan Cepat dirombak oleh Samsung agar lebih fleksibel dan dapat disesuaikan. Pengguna dapat mengubah ukuran tombol, mengatur ulang ikon, dan mengatur tampilan slide.
Namun anehnya, tombol-tombol penting seperti pengaturan dan menu power tidak bisa dipindahkan. Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengapa elemen lain dapat diatur, tetapi bukan tombol yang paling sering digunakan.

