Jakarta (studiopena.com) – Kemudahan berbelanja dengan sistem beli sekarang, bayar nanti terdengar menggiurkan dan semakin diminati. Salah satunya melalui fitur Shopee PayLater.
Layanan ini memungkinkan pengguna melakukan transaksi tanpa harus membayar secara langsung. Namun dibalik kepraktisannya, penggunaan Shopee PayLater tanpa perencanaan yang matang berpotensi menimbulkan masalah keuangan, seperti tagihan yang menumpuk dan pengeluaran yang tidak terkendali.
Oleh karena itu, memahami cara menggunakan Shopee PayLater dengan tepat dan bertanggung jawab juga tidak kalah pentingnya. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan kapan saja agar penggunaan Shopee PayLater Anda tetap terkendali dan tidak mengakibatkan pembelanjaan berlebihan.
Cara menggunakan Shopee Paylater dengan aman dan bijak
1. Pilih layanan paylater yang resmi dan berlisensi
Pastikan Anda menggunakan layanan paylater yang mempunyai izin resmi. Dengan begitu, setiap transaksi akan terasa lebih aman karena risiko penyalahgunaan data pribadi dan penerapan bunga atau denda yang tidak wajar dapat dihindari.
Salah satu contoh layanan yang bisa dijadikan pertimbangan adalah SPayLater yang dikelola oleh PT Commerce Finance dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengawasan ini menjamin keamanan transaksi, transparansi biaya, dan perlindungan data pengguna.
2. Aktifkan verifikasi dua langkah
Fitur verifikasi dua langkah berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan untuk melindungi akun dari potensi penipuan atau penyalahgunaan. Sistem ini mengharuskan pengguna memasukkan kode unik berupa one time password (OTP) yang dikirimkan ke nomor ponsel yang terdaftar setiap kali login atau melakukan transaksi.
Pastikan nomor hp yang didaftarkan masih aktif dan sesuai. Kode OTP bersifat rahasia dan hanya ditujukan untuk pemilik akun, sehingga tidak dapat dibagikan kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku sebagai perwakilan SPayLater.
3. Lakukan pembayaran tepat waktu
Keuntungan Paylater bisa dirasakan maksimal jika tagihan dibayarkan sesuai jadwal. Pastikan angsuran dilunasi sebelum atau tepat pada tanggal jatuh tempo yang ditentukan. Keterlambatan pembayaran berisiko menimbulkan denda, bahkan lebih besar lagi jika penundaan tersebut berlangsung lama.
Banyak kasus pengguna yang merasa dirugikan oleh paylater umumnya disebabkan oleh keterlambatan pembayaran. Di sisi lain, kebiasaan membayar tepat waktu akan membantu menjaga nilai kredit tetap baik sehingga memudahkan Anda saat membutuhkan pembiayaan di kemudian hari.
4. Gunakan promo dengan bijak
Agar penggunaan paylater tetap terkendali, penting untuk selalu mengikuti informasi promosi yang tersedia. Promo biasanya berupa cashback, cicilan 0 persen, gratis cicilan satu kali, bahkan voucher belanja. Melakukan transaksi pada masa promo dapat meringankan beban pembayaran sekaligus memberikan keuntungan tambahan bagi pengguna.
5. Waspadai penipuan dan selalu konfirmasi dengan pihak resmi

