Jakarta (studiopena.com) – Rambut rontok adalah masalah yang dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Kondisi ini sering menyebabkan kekhawatiran karena rambut yang lebih tipis dapat mempengaruhi penampilan sambil mengurangi kepercayaan diri.
Ada banyak faktor yang dapat memicu kehilangan, mulai dari keturunan, tekanan emosional, kurangnya asupan gizi, hingga kebiasaan perawatan rambut yang tidak benar.
Mengetahui penyebab kerontokan rambut sejak usia dini adalah langkah penting untuk menemukan cara penanganan yang tepat dan menjaga rambut tetap sehat dan kuat. Berikut adalah beberapa penyebab utama kerontokan rambut yang berhasil diringkas dari berbagai sumber.
Penyebab rambut rontok
1. Kurangnya nutrisi
Kurangnya asupan nutrisi dapat membuat rambut menjadi tipis, rapuh, dan pada akhirnya lebih mudah untuk rontok. Situasi ini sering dialami oleh orang -orang yang melakukan diet terlalu ketat tanpa memperhatikan kebutuhan nutrisi tubuh.
Baca Juga: FDA memperingatkan obat rontok topikal memiliki efek negatif
2. Efek samping obat
Beberapa jenis obat diketahui memicu kehilangan, misalnya obat untuk depresi, jantung, tekanan darah tinggi, terapi kemoterapi. Rambut biasanya akan tumbuh lagi setelah penggunaan obat dihentikan atau diganti sesuai dengan arah dokter.
3. Perubahan hormon
Ketidakseimbangan hormonal juga memainkan peran utama dalam masalah kerontokan rambut. Pada wanita, ini dapat terjadi selama kehamilan, postpartum, mengalami gangguan tiroid, atau memasuki menopause.
4. Terlalu sering mengubah produk sampo
Kebiasaan mengubah sampo dengan berbagai merek dan konten kimia yang berbeda dapat membuat rambut lebih rapuh. Kandungan kimia dalam sampo yang tidak cocok dengan kondisi kulit kepala dapat mempercepat kerugian.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Harian Yang Dapat Membuat Rambut Rontok Dengan Cepat
5. Stres parah
Tekanan emosional dan fisik, misalnya karena kecelakaan, penyakit serius, atau kelelahan ekstrem, dapat menyebabkan kondisi yang disebut Effluvium Telogen. Dalam fase ini, rambut berhenti tumbuh dan memasuki istirahat, sehingga jatuh dalam jumlah besar saat keramas atau menyisir.
6. Kehamilan
Rambut rontok selama kehamilan atau setelah persalinan umumnya dikaitkan dengan perubahan hormon pada tubuh. Kondisi ini biasanya hanya sementara, berlangsung sekitar satu hingga enam bulan. Meskipun tidak dapat sepenuhnya dicegah, kerugian dapat diminimalkan dengan mengonsumsi vitamin prenatal secara teratur sesuai dengan rekomendasi dokter.
7. Faktor genetik
Selain hormon, keturunan juga merupakan penyebab utama kerontokan rambut yang cukup sulit untuk dihindari. Masalah ini biasanya muncul seiring bertambahnya usia. Pada pria, kehilangan sering ditandai oleh lini belakang garis rambut dan penampilan area botak di kepala. Sedangkan pada wanita, rambut rontok lebih terlihat di mahkota dengan rambut yang menipis perlahan.
Baca Juga: Kiat Perawatan Rambut Untuk Dr. Nadia Alaydrus
Baca juga: Tips untuk mencegah kerusakan rambut pada remaja
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Suryanto
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang secara ketat untuk mengambil konten, melakukan merangkak atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari kantor berita studiopena.com.