• Anak perlahan-lahan menarik diri dari lingkaran teman sebayanya dan tidak lagi tertarik untuk menghabiskan waktu bersama teman-temannya.
• Anak sering kali menerima hadiah atau bingkisan dari orang dewasa yang dekat dengannya, tanpa alasan yang jelas dan cenderung berlebihan.
• Anak menjadi lebih tertutup dan tidak lagi terbuka menceritakan aktivitas, perasaan atau pengalamannya sehari-hari kepada orang tuanya atau orang terdekatnya.
• Anak-anak sering menyebut atau membicarakan orang dewasa dalam berbagai kesempatan, seolah-olah mereka adalah sosok penting dalam hidupnya.
• Anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama orang dewasa, sampai-sampai ia mulai mengabaikan tanggung jawab besar, misalnya jarang bersekolah atau berkurangnya perhatian terhadap kegiatan belajar.
Perubahan-perubahan tersebut seringkali dianggap sebagai bagian dari fase pertumbuhan dan perkembangan anak. Padahal, bila terjadi secara bersamaan dan terus menerus, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal yang memerlukan perhatian serius dari orang tua dan lingkungan sekitar.
Baca juga: Tips Menghangatkan Makanan Sahur Sampai Tes Ketahanan Oppo A5 Pro Rebus
Baca juga: Keluarga Kim Sae Ron Tuntut Permintaan Maaf dari Kim Soo Hyun
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Suryanto
Hak Cipta © studiopena.com 2026
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.
