2. Tentukan waktu olahraga yang tepat, misalnya pagi atau sore hari, saat gula darah cenderung lebih stabil.
3. Makanlah camilan sehat terlebih dahulu jika kadar gula berada pada batas bawah agar tidak turun saat berolahraga.
4. Gunakan alas kaki atau pelindung yang nyaman dan protektif, terutama jika Anda mengalami gangguan saraf, untuk mengurangi risiko cedera atau cedera.
5. Hindari memaksakan diri. Berhentilah sejenak jika Anda merasa pusing, lelah berlebihan, atau menunjukkan tanda-tanda gula darah rendah.
6. Selalu membawa sumber glukosa cepat, seperti permen atau sedikit jus, untuk berjaga-jaga jika gula darah Anda tiba-tiba turun.
7. Konsultasikan rencana olahraga Anda dengan dokter, terutama jika Anda baru memulai atau ingin mengubah intensitas latihan Anda.
Dengan berolahraga secara teratur dan menjaga keselamatan, Anda tidak hanya meningkatkan kebugaran tetapi juga membantu mengurangi risiko komplikasi diabetes.
Baca juga: Diabetes Tipe 1 vs Tipe 2, Apa Bedanya?
Baca juga: Diabetes Tidak Selalu Sama, Ini Perbedaan Tiap Jenisnya
Baca juga: Bagaimana Cara Mendiagnosis Diabetes dan Kapan Sebaiknya ke Dokter?
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

