1. Kupas pisang dan potong sesuai selera, bisa dibelah memanjang atau dipotong tebal seperti tusuk. Pastikan pisangnya tidak terlalu matang agar teksturnya tetap padat dan tidak cepat hancur saat digoreng. Pisang kepok atau pisang raja sangat direkomendasikan karena rasanya manis alami dan teksturnya pas untuk digoreng.
2. Campur tepung terigu, tepung beras, gula pasir, garam, vanili dan baking powder dalam satu wadah. Aduk rata. Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan menjadi seperti pasta kental. Jika adonan terlalu encer, kulit akan mudah memar; Jika terlalu kental, gorengannya tidak akan renyah.
3. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang hingga panas merata. Gunakan minyak secukupnya agar pisang terendam sebagian, sehingga matangnya merata dan renyah di semua sisi. Jangan menggunakan api yang terlalu besar karena kulit pisang akan cepat gosong sedangkan bagian dalamnya belum matang.
4. Celupkan potongan pisang ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaan tertutup rata. Pastikan tidak ada bagian yang menempel satu sama lain. Adonan harus menempel cukup kental namun tidak terlalu kental agar kulit tetap renyah dan pisang matang sempurna.
5. Goreng pisang dalam minyak panas dengan api sedang. Balik sekali saat bagian bawah mulai berwarna coklat. Goreng hingga seluruh permukaan berwarna kuning keemasan dan kulit tampak kering dan renyah. Angkat dan tiriskan di atas kertas minyak atau tisu dapur untuk menyerap minyak berlebih.
6. Sajikan pisang goreng aromatik dalam keadaan hangat agar teksturnya tetap renyah dan aroma khas pisang semakin keluar. Anda bisa menambahkan taburan gula halus, kayu manis bubuk, atau saus coklat sesuai selera untuk variasi.

