Sebelumnya, RK juga mengatakan bahwa dia tidak selalu harus melakukan kegiatan dalam politik praktis karena masih ada banyak kegiatan di luar. “Saya orang yang sangat sibuk, saya seorang dosen, saya seorang arsitek, saya juga masih seorang kurator IKN. Ya, jadi saya sangat mencintai bangsa ini, tidak harus seolah -olah saya harus langsung pergi langsung untuk politik praktis, “katanya ketika bertemu di kantor DPD Partai Golkar, Central Jakarta, Jumat, 13 Desember 2024, seperti dilaporkan oleh studiopena.com.
Emil juga menjelaskan bahwa dia pertama kali memasuki politik karena dia merasa kecewa dengan apa yang dia rasakan ketika dia menjadi masyarakat biasa. “Dulu saya adalah warga negara yang sangat mengecewakan tentang apa yang kami lihat, kami mendengar bahwa akhirnya saya memasuki politik. Itulah cara kami memperjuangkan cita -cita. Dia menjelaskan.
Suami Atalia Praratya mengatakan tidak ada nasib dalam politik praktis karena itu adalah pelayanannya kepada masyarakat. “Jadi, tidak ada sedikit pun dalam pikiran saya, nanti pasti ada posisi tertentu saya memasuki politik, itu tidak mencari pekerjaan. Itu adalah pintu yang saya lakukan untuk melakukan pelayanan, sebelum menjadi politik,” katanya.