Site icon studiopena

Samsung Rekrut Mantan Bos AMD dan Intel, Sinyal Serius Bangun Kembali Chip Exynos

Samsung Rekrut Mantan Bos AMD dan Intel, Sinyal Serius Bangun Kembali Chip Exynos


studiopena.com, Jakarta – Samsung kembali mengirimkan sinyal kuat terkait masa depan chipset besutannya, yakni Exynos. Bukan melalui peluncuran produk, perusahaan dikabarkan diam-diam merekrut John Rayfield, sosok senior yang memiliki rekam jejak panjang di industri semikonduktor global.

Namanya bukanlah sosok sembarangan. John Rayfield merupakan sosok penting di balik kesuksesan AMD, Intel, Arm, dan Imagination Technologies.

Dari profil LinkedIn-nya, John bergabung dengan Samsung sekitar dua bulan lalu. Seperti ditulis, beliau menjabat sebagai Senior Vice President Advanced Computing Lab di Samsung Austin Research Center, Texas, Amerika Serikat.

Disebutkan bahwa unit ini dikenal sebagai salah satu pusat penelitian utama Samsung untuk pengembangan arsitektur komputasi dan prosesor masa depan. Langkah ini terasa signifikan jika melihat tantangan yang dihadapi Exynos dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah Exynos generasi sebelumnya kerap mendapat kritik karena performa grafis dan efisiensi dayanya tertinggal jauh dibandingkan chipset Snapdragon, terutama di bawah beban berat saat digunakan untuk gaming dan pemrosesan AI.

Mengutip dari Gizmochina, Kamis (25/12/2025), Rayfield diketahui memiliki pengalaman puluhan tahun di dunia pengembangan chip dan arsitektur sistem. Sepanjang karirnya, ia telah mengisi posisi penting di sejumlah perusahaan besar, mulai dari AMD, Intel, Arm, Imagination Technologies, hingga NXP Semiconductors.

Selama berkarir di AMD, Rayfield berperan dalam pengembangan perangkat Copilot+ PC berbasis seri Ryzen AI 300, bekerja sama dengan Microsoft. Selama di Intel, ia memimpin divisi Client AI dan Visual Processing Unit (VPU) IP, dengan fokus pada grafis, akselerasi AI, dan arsitektur komputasi.

Masuknya Rayfield ke dalam Samsung terjadi pada saat yang genting. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mendorong generasi terbaru Exynos berbasis fabrikasi 2nm, termasuk Exynos 2600 yang diproyeksikan akan mengisi sebagian lini andalan Galaxy mendatang.

Exit mobile version