Studi: Orang yang bisa berbicara berbagai bahasa bisa menua lebih lambat

Studi: Orang yang mampu bicara banyak bahasa bisa menua lebih lambat

Jakarta (studiopena.com) – Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang yang rutin berbicara banyak bahasa rata-rata mengalami penuaan lebih lambat dibandingkan mereka yang hanya berbicara satu bahasa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Aging ini dilakukan dengan menganalisis data lebih dari 86.000 orang dewasa di 27 negara Eropa dengan rentang usia studiopena.com 50 dan 90 tahun, dilansir The Star.

Para peneliti kemudian membandingkan usia kronologis partisipan berdasarkan tanggal lahir dengan data biologis dan perilaku termasuk data kesehatan, kebugaran, gaya hidup, dan aktivitas sosial. Hal ini dilakukan untuk menghitung apakah individu tersebut secara biologis lebih muda atau lebih tua dari usia kronologisnya.

Hasilnya, orang yang menguasai beberapa bahasa (multilingual atau multibahasa) memiliki risiko penuaan yang jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya menguasai satu bahasa.

Efek ini tidak hanya muncul ketika seseorang menguasai dua bahasa. Semakin banyak bahasa yang dikuasai seseorang, maka semakin besar pula manfaat perlindungan terhadap penuaan yang didapat.

Prof Dr Peter Berlit, ahli saraf asal Jerman yang tidak terlibat langsung dalam penelitian tersebut, mengatakan bahwa berbicara banyak bahasa juga dapat memberikan perlindungan terhadap penurunan kognitif atau demensia.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *