Jakarta (studiopena.com) – Pernahkah Anda mendengar suara ketukan yang berasal dari dalam dinding rumah, baik di kamar tidur Anda maupun ruangan lain? Meski kerap menimbulkan rasa penasaran, namun sebenarnya suara ini tidak bersifat mistis. Ada beberapa penyebab logis yang bisa menjelaskannya.
Suara ketukan yang terdengar dari dalam tembok seringkali menimbulkan rasa penasaran, bahkan kekhawatiran bagi penghuni rumah. Suara ini bisa muncul kapan saja, siang maupun malam, dan seringkali membuat orang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.
Meski terdengar sepele, namun bunyi seperti ini bisa menandakan berbagai hal mulai dari perubahan struktur, kondisi bangunan, aktivitas hewan kecil, hingga permasalahan pada instalasi pipa.
Agar tidak menebak-nebak dan mengambil langkah yang tepat, penting untuk memahami apa saja penyebab umum munculnya suara ketukan di dinding. Berikut penyebab bunyi pada dinding berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber.
Penyebab suara ketukan pada dinding
1. Masalah struktural bisa jadi penyebabnya
Dalam beberapa situasi, suara ketukan dari dalam dinding dapat mengindikasikan masalah struktural yang cukup serius. Kondisi ini lebih sering terjadi pada rumah yang sudah tua dan mengalami kerusakan akibat rembesan air atau keausan selama bertahun-tahun.
Jika Anda menemukan gejala lain seperti dinding retak atau lantai tampak tidak rata, sebaiknya segera tangani agar kerusakan tidak bertambah parah.
Anda mungkin juga perlu menghubungi kontraktor untuk memeriksa kondisi bangunan dan memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat mulai dari perkuatan pondasi hingga perbaikan dinding atau lantai. Mudah-mudahan tidak terlalu parah, namun tetap perlu perhatian.
2. Adanya binatang kecil atau serangga
Terkadang suara ketukan tersebut berasal dari hewan-hewan kecil yang bersembunyi di balik tembok, seperti tikus, kecoa, atau jenis serangga lainnya. Mereka dapat mengeluarkan suara saat bergerak, menggigit material, atau membangun sarang.
3. Pipa kendor
Salah satu sumber bunyi ketukan yang paling umum adalah pipa air yang tidak lagi terpasang dengan aman. Saat air mengalir, pipa mungkin bergetar dan bergerak sedikit. Jika posisinya kendor, pipa dapat membentur dinding atau komponen di sekitarnya dan menimbulkan bunyi ketukan. Kondisi seperti ini lebih sering terjadi pada rumah-rumah tua, dimana instalasi pipa mulai rusak seiring berjalannya waktu.
4. Proses pemuaian dan penyusutan material
Bahan bangunan akan memuai bila suhu dinaikkan dan menyusut bila suhu diturunkan. Perubahan ini terkadang memicu suara ketukan dari dalam tembok. Fenomena ini lebih sering terjadi pada rumah yang materialnya melemah atau pada bangunan yang tidak memiliki insulasi udara yang baik, sehingga perubahan suhu lebih mudah menembus dinding. Jika kondisi ini juga berdampak pada tekanan air Anda, Anda mungkin perlu memeriksa penyebab rendahnya tekanan air di rumah Anda.
5. Bisa jadi berasal dari sistem HVAC
Jika bunyinya lebih mirip bunyi klik atau tik, kemungkinan besar itu berasal dari sistem HVAC di rumah Anda. Hal ini bisa terjadi jika perangkat tidak dirawat secara rutin atau ada komponen yang mengalami kerusakan. Bagian yang paling sering menimbulkan kebisingan adalah bilah kipas yang kendor atau aus saat digunakan.
Untuk menghindari kerusakan yang lebih besar, lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin oleh teknisi profesional. Perawatan rutin tidak hanya membantu mendeteksi masalah sejak dini, namun juga dapat mencegah biaya perbaikan besar di kemudian hari.
Baca juga: Tips Mencegah dan Mengatasi Dinding Rumah Lembab Saat Musim Hujan
Baca juga: Jejak Identitas di Balik Tembok Museum
Baca juga: Rekomendasi Warna Cat Agar Ruangan Terlihat Lebih Cerah dan Elegan
Reporter: Sean Anggiatheda Sitorus
Redaktur: Alviansyah Pasaribu
Hak Cipta © studiopena.com 2025
Dilarang keras mengambil konten, crawling, atau pengindeksan otomatis AI pada situs ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita studiopena.com.

