studiopena.com, Jakarta – Taksi yang beroperasi di Bandara Suvarnabhumi Thailand, khususnya taksi berukuran besar SUV dan van, secara bertahap mulai menghentikan layanan karena tidak dapat memperoleh bahan bakar, kata Presiden Asosiasi Koordinasi Taksi Suvarnabhumi, Pallop Chayinthu, pada Kamis, 19 Maret 2026.
Hal ini terutama terjadi jika penumpang meminta perjalanan jarak jauh, kata Chayinthu, dilansir The Straits Times, Jumat (20/3/2026). Pengemudi khawatir mereka akan kehabisan bahan bakar di tengah jalan dan tidak dapat mengisi ulang, sehingga dapat mengurangi jumlah taksi yang tersedia di Bandara Suvarnabhumi.

