Site icon studiopena

Telkomsel Siapkan Baterai dan Genset untuk Memulihkan Jaringan Pasca Banjir di Sumatera dan Aceh

Telkomsel Siapkan Baterai dan Genset untuk Memulihkan Jaringan Pasca Banjir di Sumatera dan Aceh


studiopena.com, Jakarta – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara berdampak pada sejumlah infrastruktur strategis, salah satunya jaringan telekomunikasi.

Terkait gangguan jaringan internet di wilayah tersebut, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat pemulihan layanan di tengah situasi krisis saat ini.

VP Network Strategic Collaboration and Settlement Telkomsel, Nizar Fuadi menyatakan, fokus utama saat ini adalah pemulihan secepatnya, baik dari aspek sosial masyarakat, kondisi infrastruktur, dan layanan telekomunikasi.

Namun, ditegaskannya, kunci utama pemulihan jaringan adalah kembalinya pasokan listrik dari PLN sebagai pembangkit listrik jaringan Base Transceiver Station (BTS), mengingat banyak lokasi yang mengalami pemadaman listrik.

“Kita ingin pemulihan secepatnya, baik dari sisi masyarakat, kondisi sosial, dan pelayanan telekomunikasi. Dan tentunya yang paling penting adalah pemulihan dari PLN, karena listrik padam,” kata Nizar.

Nizar mengatakan Telkomsel telah mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringannya untuk mempercepat pemulihan layanan informasi agar masyarakat dapat menggunakannya kembali.

Upaya pemulihan BTS yang terkena bencana dilakukan dengan menyiapkan persediaan baterai dan genset. Namun terdapat kendala operasional

Baterainya sendiri hanya bertahan hingga 4 jam, sedangkan gensetnya membutuhkan bahan bakar solar. Kedua solusi ini akan kami distribusikan jika akses aman dari banjir, tambahnya.

Dampak Jaringan di Tiga Provinsi

Sementara itu VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi merinci gangguan jaringan yang dialami di wilayah Sumatera.

“Di wilayah Aceh, sekitar 60% jaringan Telkomsel terdampak. Gangguan disebabkan oleh banjir, banjir bandang, dan terputusnya akses beberapa jembatan. Telkomsel saat ini masih bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memulihkan jaringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jaringan terdampak di Sumut tercatat sekitar 12%. Kemudian di Sumbar: jaringan terdampak mencapai 11,03%.

“Kami berharap pemulihan jaringan dapat segera terwujud sehingga komunikasi dapat kembali normal dan membantu penanganan situasi di kawasan tersebut,” tutup Fahmi.

Exit mobile version