Dalam sidak tersebut, pemerintah menyoroti ditemukannya konten bermasalah di beberapa platform Meta seperti Instagram dan Facebook.
“Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian pemerintah adalah beredarnya misinformasi di media sosial, termasuk narasi gerakan anti vaksin,” kata Meutya, Rabu (4/3/2026) di Kantor Meta Indonesia, Jakarta.
