Upie Guava menceritakan kisah rahasia pengerjaan film Rainbow on Mars, alat Apple ini membuat pekerjaan lebih cepat

Upie Guava menceritakan kisah rahasia pengerjaan film Rainbow on Mars, alat Apple ini membuat pekerjaan lebih cepat

Alasannya pun sederhana, karena Upie merasa kemampuan software yang dimiliki perusahaan asal Cupertino ini seimbang dengan kemudahan penggunaan yang dibutuhkannya dalam proses kerja sehari-hari.

“Saya memilih Final Cut Pro karena terlihat mudah,” jelasnya. Dari sekian banyak fitur yang ada di aplikasi, Magnetic Mask lah yang paling ia puji. Menurutnya, fitur ini mampu memberikan dampak nyata pada alur kerja pengeditan karena dapat memangkas proses-proses yang identik dengan pekerjaan berat dan memakan waktu.

“Magnetic Mask adalah fitur Apple yang paling berguna, paling inovatif, dan tercanggih di Final Cut Pro,” ujarnya. Dengan fitur ini, ia dapat dengan cepat memisahkan subjek dari latar belakang, membuat blur, mengisolasi gradasi warna, dan memanipulasi area tertentu tanpa memerlukan layar hijau dan tanpa proses rotoscoping yang rumit.

“Sederhana klik dan analisis. Cepat sekali, itu roto. Tidak ada lagi green screen,” ujarnya. Selain Final Cut Pro, Keynote juga berperan besar dalam terciptanya Rainbow on Mars.

Leave a Comment

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *