studiopena.com, Jakarta – Bukan hanya sektor penerbangan yang terkena dampak perang Iran vs Israel dan AS, tapi juga sejumlah kapal pesiar. Organisasi Maritim Internasional (IMO) PBB mengatakan kepada AFP bahwa 15.000 penumpang kapal pesiar terjebak di kawasan Teluk Arab dengan kapal dari beberapa operator, termasuk MSC, TUI, Celestyal dan AROYA, kini berlabuh di pelabuhan-pelabuhan utama.
Mengutip Euronews, Kamis (12/3/2026), kapal pesiar tidak bisa meninggalkan dermaga di Dubai, Doha, dan Abu Dhabi. Perusahaan pelayaran juga bekerja ‘sepanjang waktu’ untuk memulangkan penumpang melalui udara atau rute aman lain yang tersedia.

