studiopena.com, Jakarta – Memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman bumbu dapur tidak hanya sekedar hobi, tapi juga bisa menjadi solusi tabungan, bahkan peluang usaha sampingan. Tanaman apa saja yang bisa ditanam dengan mudah di rumah?
Berikut jenis dan cara budidaya beberapa tanaman bumbu dapur dalam pot atau polibag, dirangkum dari berbagai sumber, 29 Desember 2025:
Perbesar
Menanam daun bawang di rumah. (Foto: Gemini AI)
1. Bawang bombay
Anda bisa menanamnya dengan menggunakan biji atau dengan mematahkan anakan dari rumpun yang sudah ada. Media tanam yang dibutuhkan harus subur dan subur, dengan campuran tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1.
Menurut laman Dinas Pertanian Pemkab Buleleng, untuk perbanyakan melalui keturunan pastikan mengambilnya dari induk sehat yang berusia lebih dari 2,5 bulan. Sebelum menanam, potong sepertiga bagian atas daun.
“Meluncurkan daun bagian atas untuk mengurangi penguapan. Penyiraman juga akan merangsang tumbuhnya tunas-tunas baru,” jelas Maya Kurnia, Madya Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng.
Perawatan rutin meliputi penyiraman setiap hari pada awal pertumbuhan dan pemupukan organik pada minggu ke-4 dan ke-8. Daun bawang siap dipanen setelah berumur 2,5 bulan sejak bibit dipindahkan ke pot. Ciri utamanya adalah rumpun mulai bertambah banyak dan sebagian daun mulai menguning.
Perbesar
Ilustrasi Kunyit | unsplash.com/@foodism360
2. Kunyit
Keberhasilan menanam kunyit sangat bergantung pada pemilihan benih. Gunakan rimpang dari induk umur 9–10 bulan yang mempunyai 2–3 mata tunas.
Menurut Abd. Rahman, penyuluh pertanian asal Sinjai, bibit yang siap tanam adalah yang tunasnya sudah mencapai 0,5–1 cm. Rimpang sebaiknya disemai terlebih dahulu di tempat lembab dan gelap selama 1–2 bulan sebelum dipindahkan ke media tanam.
Saat menanam, buatlah lubang sedalam 10 cm dan berikan pupuk kandang minimal 2,5–3 kg per lubang seminggu sebelum memasukkan rimpang. Tempatkan bibit kunyit pada lubang tanam dengan posisi pucuk menghadap ke atas. Kencangkan tanah di sekitar benih, menurut Jogjabenih.go.id.
Kunyit dapat dipanen untuk dikonsumsi setelah berumur 7–12 bulan. Tanda siap panen terlihat dari warna daun yang menguning dan batang yang mengering. Untuk menjaga keawetannya, bersihkan kunyit tanpa dicuci dengan air agar tidak cepat busuk.
3. Kemangi
Perbesar
Aula pergi. (kata.Unsphash.com/Alixsa Deleva)Kemangi sangat mudah ditanam dari biji, apalagi jika ditanam di dalam ruangan dengan suhu optimal 24–29 derajat Celcius sebelum dipindahkan ke wadah luar ruangan. Tanaman ini membutuhkan tanah gembur dengan drainase yang baik karena akarnya tidak tahan terhadap genangan air.
Campuran tanah, kompos dan pasir kasar sangat dianjurkan untuk menjaga sirkulasi udara pada akar. Sinar matahari penuh (6–8 jam sehari) menjadi kunci menanam kemangi agar aromanya kuat.
Namun tanaman ini juga membutuhkan air yang cukup banyak. Tanah di dalam pot cenderung lebih cepat kering dibandingkan di lapangan terbuka, sehingga perlu dilakukan penyiraman secara teratur agar daun tidak layu.
Menurut laporan Epic Gardening, jika Anda mengabaikan penyiraman, kemangi akan cepat menunjukkan tanda-tanda fisik. Daunnya yang lebar cukup halus dan lembut, sehingga bila tanaman kekurangan air, daun akan kehilangan banyak volume dan mulai layu dan mengering.
4. Tomat
Perbesar
Ilustrasi tanaman tomat. Foto: GeminiTanaman tomat membutuhkan tanah subur dengan pH 5,5–7. Untuk menanamnya di dalam pot sebaiknya melalui tahap perkecambahan biji terlebih dahulu selama kurang lebih 30 hari.
Bibit siap dipindahkan apabila sudah mempunyai minimal 5 helai daun. Gunakan media tanam berupa campuran tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 2:1:1.
Merawat tomat dalam wadah relatif lebih terkontrol terhadap penyakit akar. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah penyediaan kayu penyangga agar tanaman tidak roboh saat mulai berbuah.
Penyiraman dilakukan dua kali sehari, namun pastikan tidak terlalu becek karena dapat memicu busuk akar. Menurut Dinas Pertanian Pemkab Buleleng, panen tomat biasanya dimulai setelah tanaman berumur tiga bulan.
Kriteria tomat siap dipanen adalah yang berubah warna dari hijau menjadi kekuningan atau bagian tepi daun terlihat kering dan batang menguning. Lakukan pemetikan setiap 2-3 hari sekali pada pagi atau sore hari.
5. Daun Salam
Perbesar
ilustrasi daun salam/hak cipta Unsplash/Monika GrabkowskaDaun salam merupakan pohon cemara yang pertumbuhannya sangat lambat sehingga sangat cocok dijadikan tanaman hias dalam pot. Karena pertumbuhannya yang lambat, disarankan untuk membeli bibit kecil daripada menanam dari biji.
Penggunaan pot membantu membatasi ukuran akar sehingga pohon tetap kecil dan mudah ditempatkan di lahan terbatas. Drainase adalah faktor paling penting untuk tanaman ini.
Gunakan pot dengan lubang drainase yang cukup dan tanah pot yang mudah mengalirkan air. Daun salam tidak perlu sering dipindahkan ke pot yang lebih besar karena tanaman ini tetap dapat tumbuh dengan baik walaupun ruang perakarannya cukup sempit.
Di daerah dingin, pohon salam akan memasuki masa dormansi. Namun jika ditempatkan di daerah tropis, pastikan mendapat sinar matahari dan penyiraman secara teratur.
6. Bawang Putih
Perbesar
Punggung Putih dalam Polybag. (Gambar oleh AI)Penanaman bawang putih di polibag paling tepat dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari pembusukan akibat kadar air yang terlalu tinggi. Gunakan media tanam yang dicampur dengan tanah gembur, pasir dan kompos (1:1:1).
Bibit dapat diperoleh dengan cara memasukkan siung bawang putih ke dalam lemari es selama dua minggu hingga muncul kecambah. Tanam siung bawang bombay sedalam 2-3 cm dengan ujung runcing menghadap ke atas.
Perawatannya meliputi penyiraman rutin pada pagi dan sore hari, serta pemupukan menggunakan pupuk kandang seminggu sekali. Bawang putih sangat membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh maksimal.
Pemanenan dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 100 hari. Setelah diangkat, bawang putih harus dijemur di bawah sinar matahari untuk mengurangi kadar airnya. Mengurangi kadar air merupakan hal yang sederhana, namun sangat bermanfaat bagi bawang putih agar hasil panen tidak mudah berjamur dan tahan lama.
Perbesar
Infografis Jenis Bumbu Dasar Masakan Indonesia. (studiopena.com/Abdillah)

