Menambahkan sedikit air es atau soda kue dapat membantu menghasilkan lapisan luar gorengan yang lebih ringan, renyah, dan tetap lembut di bagian dalam. Perhatian terhadap teknik pencampuran adonan sangat penting baik bagi usaha penggorengan rumahan maupun kuliner agar kualitas hasil gorengannya tetap konsisten.
3. Goreng secara bertahap dan jangan terlalu padat
Salah satu kesalahan umum adalah menggoreng terlalu banyak gorengan sekaligus. Jika wajan terlalu penuh, suhu minyak akan turun drastis sehingga menyebabkan setiap potongan gorengan tidak matang secara merata. Disarankan untuk menggoreng dalam beberapa porsi agar tiap potongan bisa matang sempurna, tetap menjaga kerenyahan dan warna keemasan merata.
Gunakan saringan atau sendok berlubang untuk mengangkat gorengan agar minyak berlebih dapat menetes dengan baik, sehingga teksturnya tetap kering dan renyah. Teknik penggorengan bertahap ini sangat penting untuk konsistensi rasa dan kerenyahan.
4. Tiriskan gorengan dengan cara yang benar
Setelah digoreng, proses penirisan gorengan juga menentukan kualitas kerenyahannya. Letakkan gorengan di rak kawat atau kertas minyak agar minyaknya menetes dengan baik. Hindari menumpuk gorengan langsung di atas piring datar karena uap panasnya akan membuat bagian bawahnya lembek. Dengan teknik ini, permukaan gorengan tetap kering, renyah, dan lapisan renyahnya bertahan lebih lama meski didiamkan beberapa saat sebelum dimakan.

