Bukalah jendela dan pintu selebar-lebarnya agar udara segar dapat masuk. Aliran udara ini akan mengurangi kelembapan yang menyebabkan bau apek, serta membantu proses pengeringan.
3. Gunakan alat bantu pengeringan
Untuk hasil yang lebih optimal dan mempercepat proses pengeringan, gunakan peralatan elektronik seperti kipas angin, AC, pengering rambut atau dehumidifier. Peralatan ini membantu meningkatkan sirkulasi udara sekaligus mengurangi tingkat kelembapan di dalam ruangan.
Arahkan kipas angin ke tempat jemuran dengan kecepatan sedang agar air lebih cepat menguap dari kain. Jika tersedia, menyalakan AC di ruang jemur juga dapat membantu, karena udara kering yang dihasilkan dapat mengeringkan pakaian lebih cepat.
Sedangkan untuk pakaian yang ingin segera digunakan, pengering rambut dengan pengaturan suhu sedang bisa menjadi solusi efektif.
Dehumidifier berguna untuk mengurangi kelembapan udara sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih cepat.
4. Beri jarak antar tali jemuran dan gunakan gantungan
Saat menjemur di musim hujan, pastikan setiap item pakaian digantung dengan jarak sekitar 5 cm-10 cm. Langkah ini bertujuan untuk memastikan sirkulasi udara tetap mengalir di sela-sela pakaian sehingga proses pengeringan dapat berlangsung lebih cepat.
Selain itu gunakan hanger untuk menggantung pakaian. Pengeringan dengan menggunakan hanger membuat pakaian dapat digantung dengan bebas dan terbuka tanpa kusut sehingga kain dapat kering secara merata.
5. Cuci dengan baking soda atau cuka putih

