Jadi premisnya, kami ingin kembali ke Sumatera untuk memetakan dampak bencana di sana, terutama pada tutupan hutan di sana, kata Zakiy Zulkarnaen, Eiger Brand Communications, dalam konferensi pers di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pihaknya terbuka terhadap segala masukan atau rekomendasi terkait lokasi pemetaan ke depan. Sejauh ini penentuan titik didasarkan pada data awal yang diperoleh NatGeo dari jaringannya di lapangan.
Didi Kaspi Kasim, Pemimpin Redaksi National Geographic Indonesia, menambahkan pemilihan lokasi pemetaan didasarkan pada kondisi bentang alam yang krusial dan berkaitan langsung dengan bencana alam tahun lalu. Pegunungan Leuseur misalnya, merupakan titik paling barat di Pulau Sumatera yang menghubungkan Aceh dengan Sumatera Utara.

