Kelapa kopyor merupakan salah satu jenis kelapa yang memiliki kelainan genetik, dimana daging buahnya tidak menempel pada tempurungnya dan memiliki tekstur yang gembur atau rapuh. Gangguan ini disebabkan oleh tidak adanya enzim α-galaktosidase yang berperan dalam proses pengerasan daging buah kelapa, sehingga daging menjadi lebih lunak dan terpisah dari tempurungnya.
Kopyor asli sangat digemari karena rasanya yang menyegarkan jika disajikan sebagai minuman, dan juga dapat dijadikan bahan kue. Nilai ekonomi kelapa kopyor juga sangat tinggi, bahkan bisa mencapai empat hingga lima kali lipat dari harga kelapa biasa. Mahalnya harga dan kelangkaan kopyor asli mendorong inovasi pembuatan kopyor imitasi.

