studiopena.com, Jakarta – Kubis merupakan sayuran yang sangat populer dan serbaguna, sering kali menjadi bahan utama berbagai masakan di dapur rumah tangga. Namun, meski memiliki keserbagunaan, kubis memiliki lapisan daun yang lebat, menjadikannya tempat persembunyian yang ideal bagi cacing, serangga, serta kotoran dan residu pestisida.
Oleh karena itu, menyiapkan kubis untuk dimasak membutuhkan lebih dari sekedar membilasnya dengan air mengalir. Proses pencucian yang tidak tepat dapat meninggalkan kotoran bahkan serangga kecil yang berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.
Penting untuk dipahami bahwa kubis tidak bisa begitu saja dipotong dan dimasak tanpa proses pembersihan menyeluruh. Dengan mengikuti beberapa langkah sederhana dan trik khusus yang dirangkum Times of India, Jumat 13 Februari 2026, Anda bisa menikmati kubis tanpa khawatir akan keberadaan ulat atau kotoran yang tersembunyi.
Pertama, mulailah dengan membuang lapisan luar daun kubis yang mungkin terlihat rusak, layu, atau sangat kotor. Daun-daun ini seringkali menjadi tempat pertama menempelnya tanah atau serangga. Menghapusnya akan membuat proses pembersihan selanjutnya lebih mudah dan mengurangi jumlah kotoran yang harus dibersihkan.
Setelah itu, potong kubis menjadi empat bagian atau lebih, tergantung ukurannya, dan buang bagian tengah batangnya yang keras. Batang ini selain sulit dimakan, juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Memotong kubis menjadi beberapa bagian akan memudahkan Anda memisahkan setiap daunnya.

